IMG_5668

Penulis: Dyan Nuranindya
Editor: Tim Persma Suaka

Tasikmalaya, (SUAKA) – Himpunan Mahasiswa Manajemen Universitas Perjuangan Tasikmalaya (HAMMER) kembali menggelar program kerja unggulan mereka, Manajemen Fair (MAFAIR), yang berlangsung selama satu minggu sejak 29 Juni hingga 4 Juli 2026. Selasa, (30/06/2026).

Mengusung tema “Empowering future leaders through innovation, competition, and collaboration”, MAFAIR 2026 hadir sebagai wadah strategis untuk mengasah soft skill mahasiswa dan menjadi langkah awal untuk mencapai keberhasilan di masa depan.

Ketua Pelaksana MAFAIR 2026, Muhamad Rizky, menjelaskan bahwa kegiatan ini dikhususkan bagi seluruh mahasiswa manajemen angkatan 2023, 2024, dan 2025 dengan total peserta mencapai kurang lebih 300 orang.

Kemeriahan MAFAIR 2026 tidak lepas dari 8 cabang perlombaan yang menantang kemampuan akademik maupun non-akademik pesertanya. Mulai dari Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI), Riset Investasi, Manajemen of Champions, Duta, Beauty Class, hingga kompetisi olahraga dan e-sports seperti Futsal, Badminton, dan Mobile Legend.

Ketua Himpunan, Jidan Nurul Hudan, menekankan bahwa persiapan acara ini memakan waktu kurang lebih dua bulan dengan melibatkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Ia juga memastikan bahwa setiap perlombaan dirancang untuk memiliki prospek jangka panjang.

Sebagai contoh, ajang Duta Manajemen secara khusus difokuskan untuk meningkatkan branding program studi agar mampu bersaing di kancah nasional dan menunjang nilai akreditasi kampus.

Kegiatan yang telah memasuki tahun kedua pelaksanaannya ini mendapat dukungan penuh dari pihak program studi. Kaprodi Manajemen, Barin Barlian, M.M., memandang MAFAIR sebagai ajang yang efektif untuk meningkatkan motivasi, kreativitas, dan inovasi mahasiswa, sekaligus memperkuat relasi dan komunikasi antar mahasiswa.

“Pihak prodi akan selalu memfasilitasi dan tidak menutup ide serta inovasi dari mahasiswa melalui komunikasi dua arah yang baik,” ungkapnya. Ia berharap ajang seperti LKTI dapat menjaring mahasiswa yang memiliki semangat di bidang karya ilmiah, sementara kompetisi non-akademik dapat menyeimbangkan kompetensi mahasiswa di luar bidang akademis.

Kehadiran MAFAIR 2026 juga menarik perhatian dari kalangan pemerintahan. Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Hj. Hesti Widiawati, S.E., M.M., memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan acara ini. Beliau menilai MAFAIR sebagai jembatan penting antara dunia pendidikan dan implementasi nyata di masyarakat, khususnya di bidang kewirausahaan.

“Saya melihat Kota Tasikmalaya memiliki banyak anak muda yang kreatif dalam berwirausaha,” ujarnya.

Tingginya antusiasme peserta terlihat jelas dari semangat mahasiswa dalam mewakili kelas mereka masing-masing. Muhammad Hasbi, salah satu peserta yang berpartisipasi dalam cabang lomba Mobile Legends dan Futsal dengan motivasi kuat untuk membawa nama baik kelasnya.

“Acara ini sangat seru dan tentu saja memberikan dampak positif untuk belajar mengembangkan potensi mahasiswa program studi manajemen,” tuturnya. Ia pun berharap agar kegiatan MAFAIR di tahun-tahun mendatang dapat diselenggarakan dengan lebih meriah lagi.

Dengan adanya MAFAIR tahun ini, diharapkan dapat menjadi wadah pengembangan diri bagi mahasiswa untuk dapat memberikan dampak yang positif. (Tim Media Suaka)***

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *