Tasikmalaya, (SUAKA) – Universitas Perjuangan Tasikmalaya resmi memberlakukan jam malam, dimana segala bentuk kegiatan baik akademik maupun non-akademik tidak dapat dilakukan di lingkungan kampus pada malam hari. Minggu, (11/01/2026).
Dari informasi yang didapat, jam malam ini akan berlaku pada hari Senin, 12 Januari 2026. Batas jam malam tersebut yakni dipukul 21.00 WIB, dimana setelah pukul tersebut segala bentuk kegiatan yang melibatkan mahasiswa khususnya di lingkungan Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) tidak dapat menyelenggarakan kegiatan dalam bentuk apapun.
Jangka waktu berlaku aturan jam malam ini masih simpang siur, dimana aturan jam malam ini tidak ada jangka waktu yang pasti sampai kapan akan berlaku. Pada akhirnya seluruh mahasiswa beserta ORMAWA menanti cemas dan berharap peraturan tersebut tidak akan berlarut-larut.
Di tengah ketidakpastian jangka waktu ini, bagaimana pandangan kalian sebagai mahasiswa Unper? Apakah jam malam ini dianggap efektif untuk menjaga ketertiban kampus, atau justru menyulitkan kegiatan akademik dan organisasi? Lalu apa sebenarnya alasan dibalik pemberlakuan aturan ini???(Tim Media Suaka)*
Sebagai anggota himpunan yang cukup sering melakukan kegiatan di malam hari seperti makrab, rapat persiapan kegiatan, hingga agenda kaderisasi, kami memahami bahwa kebijakan jam malam ini tentu dibuat dengan tujuan menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan kampus. Namun di sisi lain, realitas kegiatan organisasi mahasiswa sering kali tidak bisa sepenuhnya dibatasi oleh waktu siang hari, karena banyak anggota yang memiliki aktivitas akademik dan pekerjaan di pagi hingga sore. Oleh karena itu, kami berharap pihak kampus tidak hanya menerapkan kebijakan, tetapi juga “Memberikan solusi atau ruang alternatif, seperti mekanisme perizinan khusus, batasan kegiatan tertentu, atau pendampingan, agar kegiatan kemahasiswaan tetap bisa berjalan secara tertib tanpa mengabaikan tujuan kebijakan tersebut”. Kami percaya bahwa di balik keputusan ini pasti ada niat baik, dan akan lebih optimal jika disertai dengan komunikasi serta solusi yang melibatkan mahasiswa.
Terima kasih saya ucapkan kepada tim suaka yg telah memberikan wadah untuk menyalurkan aspirasi ini.
sungguh berat hati mendengarnya, dimana kami ormawa dan ukm ukm sering mengadakan kegiatan yang bersifat bermalam di kampus. kami yang memanfaatkan sekertariat dan fasilitas kampus dengan baik dan benar jadi kena imbasnya