164615

Penulis: Dyan Nuranindya
Editor: Tim Persma Suaka

Tasikmalaya, (SUAKA) — Diawal tahun 2026, kegiatan Clean the City kembali digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan pasca perayaan Tahun Baru, Dikawasan Yudanegara, Jalan HZ Mustofa, dan kawasan Nagarawangi. Kamis, (01/01/2026).

Kegiatan Clean the City sendiri telah dilaksanakan sejak tahun 2014 dan hingga kini telah berjalan selama kurang lebih 11 tahun. Setiap tahunnya, terjadi peningkatan positif baik dari segi jumlah peserta maupun kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.

Pada pelaksanaan tahun 2026 ini, Clean the City menggandeng berbagai elemen, mulai dari Asia Plaza, pemerintah daerah, Kamar Dagang dan Industri (KADIN), hingga berbagai komunitas dan lembaga. Salah satu media yang turut berkolaborasi adalah Gentra.id, yang dinilai memiliki kontribusi sosial dalam mendukung gerakan kebersihan lingkungan di Kota Tasikmalaya.

Muhammad Khaila Putra Julianto atau yang akrab disapa Khai, selaku Ketua Pelaksana Clean the City 2026, menjelaskan bahwa motivasi utama dari kegiatan ini adalah membersihkan sisa sampah yang tertinggal setelah perayaan Tahun Baru.

Selain itu, Clean the City juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan menerapkan pola hidup bersih. “Secara tidak langsung, kami ingin mengajak masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan,” ujar Khai.

Untuk pelaksanaan di lapangan, terdapat tiga rute utama yang menjadi fokus pembersihan, yakni Jalan Yudanegara, Jalan HZ Mustofa, dan kawasan Nagarawangi. Ketiga rute tersebut dipilih berdasarkan hasil observasi karena menjadi titik keramaian saat perayaan Tahun Baru dan kerap meninggalkan banyak sampah.

Secara teknis, kegiatan ini diawali dengan koordinasi bersama komunitas Clean the City di Kota Tasikmalaya. Diketahui, Clean the City merupakan gerakan nasional yang tersebar di seluruh Indonesia dengan jumlah peserta mencapai sekitar 25 ribu orang.

Meski demikian, Khai mengakui bahwa tantangan terbesar dalam kegiatan ini adalah proses koordinasi dengan banyak pihak serta keterbatasan sumber daya manusia saat pelaksanaan, khususnya dalam mengoordinasikan para relawan.

Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, komunitas pemuda, KPM, hingga UKM media dan UKM jurnalisme dari berbagai perguruan tinggi. Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, panitia melakukan berbagai strategi sosialisasi, seperti pemasangan baliho di titik strategis serta penyebaran informasi melalui media sosial.

Salah satu peserta kegiatan, Amatun Nuradira, mahasiswi Universitas Siliwangi, mengungkapkan alasannya mengikuti kegiatan ini adalah karena sudah menjadi agenda rutin tahunan. “Clean the City sudah menjadi kegiatan tahunan bagi kami, jadi rasanya sudah tidak asing lagi,” ujarnya.

Ia juga mengaku bangga dapat terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, permasalahan sampah merupakan isu besar di Indonesia, sehingga keterlibatan masyarakat dalam kegiatan ini menjadi hal yang patut diapresiasi. “Melihat masyarakat Kota Tasikmalaya ikut tergerak membersihkan sampah membuat saya merasa bangga. Hal-hal kecil seperti ini bisa berdampak besar,” tambahnya.

Terkait kerja sama lintas latar belakang, Amatun menilai perbedaan justru menjadi kekuatan dalam kegiatan Clean the City. Ia berharap program ini dapat terus berlanjut agar dampaknya tidak hanya dirasakan dalam satu hari, tetapi berkelanjutan bagi lingkungan Kota Tasikmalaya.

Dalam pengelolaan sampah, panitia bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasikmalaya. Sampah yang terkumpul akan ditangani sepenuhnya oleh pihak DLH, baik untuk dibuang maupun diolah kembali.

Ke depan, panitia juga memiliki rencana terkait pengolahan atau hilirisasi sampah, meskipun saat ini masih menghadapi keterbatasan.

Berharap kegiatan rutin Clean the City dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Karena lingkungan yang bersih merupakan fondasi bagi kehidupan yang sehat, sejahtera, dan berkelanjutan. (Tim Media Suaka)***

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *