IMG-20260427-WA0045

Penulis: Ade Rizki Pebriana
Editor: Tim Persma Suaka

Tasikmalaya, (SUAKA) – Dalam upaya meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja, Himpunan Mahasiswa Manajemen Universitas Perjuangan Tasikmalaya (HAMMER UNPER) mengadakan Seminar Management Career Talk dengan menekankan pentingnya public speaking dan perencanaan karier. Sabtu, (25/04/2026).

Ketua pelaksana, Muhammad Rafli Assidik, menyampaikan bahwa seminar ini bertujuan untuk melatih kemampuan komunikasi sekaligus membantu mahasiswa menyusun arah karier yang lebih terstruktur.

“Peserta yang hadir melebihi ekspektasi kami. Harapannya, materi yang disampaikan bisa benar-benar diserap dan menjadi bekal dalam menentukan langkah karier ke depan,” ujarnya.

Dalam wawancaranya, Alik Nurdin, M.M., salah satu pemateri, menyoroti pentingnya kesadaran diri sebagai fondasi utama dalam membangun kepercayaan diri untuk berkarier. Ia menilai masih banyak mahasiswa yang belum memahami potensi, minat, serta kemampuan yang dimiliki.

“Kesalahan paling umum adalah belum mengenali diri sendiri. Padahal itu menjadi kunci awal sebelum mengembangkan skill yang relevan dengan dunia kerja,” jelasnya.

Selain itu, ia menekankan bahwa mahasiswa saat ini memiliki peluang yang jauh lebih besar dibandingkan generasi sebelumnya. Akses informasi dan perkembangan teknologi membuka banyak kesempatan, baik di sektor formal maupun nonformal, yang dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Sementara itu, Ihsan Rahadiansyah H., S.Pd., sebagai pemateri public speaking, menyoroti ketidaksesuaian antara kualitas CV dengan kemampuan komunikasi saat proses wawancara kerja. Menurutnya, hal ini menjadi salah satu penyebab utama kesulitan fresh graduate dalam memperoleh pekerjaan.

“Banyak yang memiliki CV bagus, tetapi tidak mampu menyampaikan potensi dirinya secara verbal. Ini yang membuat kepercayaan dari pihak perusahaan menjadi berkurang,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya personal branding sebagai bagian dari strategi membangun karier. Mahasiswa perlu mampu menampilkan identitas diri serta keunggulan yang dimiliki agar lebih dikenal dan memiliki nilai tambah di dunia kerja.

Ketua Himpunan Mahasiswa Manajemen, Jidan Nurul Hudan, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas mahasiswa, baik dalam aspek akademik maupun non-akademik. Ia juga mengungkapkan bahwa seminar ini akan dilanjutkan dengan program pelatihan yang lebih intensif.

Dukungan juga datang dari pihak program studi. Arga Sutrisna, S.E., M.M., selaku Kaprodi Manajemen menyampaikan bahwa kemampuan komunikasi menjadi salah satu fokus utama dalam proses pembelajaran saat ini. Ia menegaskan bahwa keberhasilan di dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh soft skill dan jaringan yang dimiliki.

“Kalau hanya mengandalkan akademik, saingannya sangat banyak. Tetapi jika memiliki kemampuan komunikasi yang baik dan jaringan yang luas, itu bisa menjadi kunci kesuksesan,” ujarnya.

Salah satu peserta, Tita Sa’adah, mengaku mendapatkan pemahaman baru terkait pentingnya keseimbangan antara kemampuan akademik dan keterampilan praktis. Ia juga merasakan peningkatan kepercayaan diri setelah mengikuti kegiatan tersebut.

“Skill itu sangat penting. Tidak cukup hanya pintar secara akademik, tetapi juga harus bisa menunjukkan kemampuan diri. Setelah ikut seminar ini, saya jadi lebih percaya diri,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa mampu meningkatkan kesiapan diri dalam menghadapi dunia kerja, sekaligus memiliki arah pengembangan karier yang lebih jelas di tengah dinamika era digital. (Tim Media Suaka)***

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *